Tuesday, September 11, 2007
Sop Buntut plus......
Thursday, September 6, 2007
Pempek Plembang Keluarga Erizal Sodikin


Cara membuat:
Pempek:
1. Giling ikan filet sampai halus, kemudian masukkan dalam mangkuk adonan.
2. Masukkan air, garam, minyak goreng dan telor.
3. Aduk hingga adonan mengental.
4. Masukkan tepung sagu, aduk secukupnya sampai tercampur rata.
5. Bentuk sesuai keinginan, misalnya untuk pempek kapal selam, isi dengan telur, untuk pempek lenjer bentuk silinder.
6. Masukkan dalam air mendidih, rebus hingga pempek mengapung yang menandakan bahwa pempek sudah masak.
7. Boleh langsung dihidangkan atau digoreng terlebih dahulu.
Siapa yang tertarik silahkan dicatat bahan-bahannya:
Pempek:
½ kg ikan galinela (filet)
½ kg ikan persico (filet)
Tepung sagu 3 bungkus (@ 400 gram)
Telor 2 butir
Minyak goreng 1 gelas kecil
Air 1 mangkuk
Garam secukupnya
Cuko (saus pempek):
Bawang putih
Cabe rawit hijau/merah
Gula aren (palm sugar)
Asam jawa (cuka kalau suka)
Garam secukupnya
Air
"Selamat mencoba"
Beberapa tip:
1. Pada waktu mengaduk adonan pempek, jangan terlalu banyak diuli (jangan sampai kalis), karena akan meyebabkan pempek jadi keras.
2. Isi pempek dapat diganti dengan tumisan buah pepaya muda (pempek pastel).
3. Untuk saus, bagi yang suka, dapat ditambahkan ebi yang dihaluskan.
4. Waktu menyajikan tambahkan cacahan mentimun.
5. Bisa juga disajikan dengan mie rebus, cacahan mentimun dan krupuk (di Palembang dikenal dengan nama rujak mie.
Wednesday, September 5, 2007
Bola Hijau beruban
Wednesday, August 29, 2007
Dadar Gulung Roma
Tuesday, August 28, 2007
Tradisi Tumpeng di Roma
Dalam setiap perayaan hari kemerdekaan, di RT, di kampung, di kelurahan....dst, Nasi Tumpeng selalu hadir, memotongnya merupakan moment yang ditunggu-tunggu dan dilakukan mereka yang dihormati atau dituakan, mungkin bisa dikatakan sudah mentradisi. Satu set Tumpeng biasanya terdiri dari:
1. Nasi Kuning yang dibentuk kerucut (tumpeng);
2. Sayuran urap;
3. Kering Kentang;
4. Perkedel Kentang;
5. Ayam Goreng;
6. Ati & empal goreng atau disambel goreng;
7. Peyek;
8. Telur dadar emie....dll.
Biasanya potongan paling atas tumpeng diberikan juga kepada tamu atau seseorang yang berprestasi dalam bidang tertentu. KBRI Roma pun ikut melestarikan tradisi potong tumpeng.....karena itu DWP KBRI Roma dalam perayaan HUT RI ke-62 ini sibuk menyediakan hidangan yang spesial ini. Dengan segala keterbatasan, seperti keterbatasan tersedianya daun pisang untuk hiasan pinggirannya yang akhirnya tak kehilangan akal diganti dengan daun selada....dll,akhirnya tersedia juga Tumpeng HUT RI ke-62 yang dimeriahkan dengan Bendera Merah Putih kecil-kecil. Pada hari itu Tumpeng dipotong oleh Bapak & Ibu Duta Besar. Setelah itu rame-rame diserbu oleh tamu-tamu yang hadir....memang rasanya kurang meriah kalau 17 agustusan tanpa rebutan nasi tumpeng ya....!!!Buon Apettito!!!"
